Sumber gambar : google.com
Apa itu kesehatan reproduksi?
Kesehatan reproduksi
adalah kondisi sehat secara fisik, psikis dan social dalam menjalankan fungsi
dan proses reproduksi (WHO, 1994).
·
Sehat secara fisik berarti tubuh bebas dari penyakit
·
Sehat secara psikis berarti fungsi mental, seperti daya
ingat, daya tangkap dan pengelohan perasaan dapat digunakan untuk menyesuaikan
diri secara wajar dengan lingkungan
·
Sehat secara social berarti bisa menjalin hubungan, melakukan
interaksi dan komunikasi yang baik dengan lingkungan
Mengapa perlu penyebaran informasi kesehatan reproduksi remaja?
Kita tahu bahwa remaja saat ini banyak melakukan
tindakan-tindakan yang tidak bertanggung jawab terhadap kesehatan
reproduksinya. Hal ini dikarenakan karena minimnya pengetahuan yang didapatkan
mengenai kesehatan reproduksi baik dari lingkup keluarga, sekolah ataupun
lingkungan. Beberapa orang tua malah menganggap bahwa remaja yang tahu organ
reproduksinya malah akan melakukan hal yang tidak bertanggung jawab dan itu
semua sebenarnya salah besar. Contohnya ketika seseorang yang awalnya tidak
tahu apa itu api dan bahayanya akan menyentuh dan mengalami luka bakar, tetapi
jika dari awal sudah diberitahukan orang tersebut akan bertanggung jawab pada
dirinya dengan menjauhi dan tidak menyentuhnya. Sama dengan kesehatan
reproduksi, ketika remaja sejak dini mengetahui apa itu kesehatan reproduksi
dan yang ada di dalamnya remaja akan lebih mengenal organ reproduksinya dan
tahu bagaimana cara merawatnya sehingga bisa lebih bertanggung jawab pada apa
yang akan dilakukan pada tubuh remaja itu sendiri. Tapi saya tidak bilang kalau
kespro itu berbahaya seperti api loh, itu hanya perumpamaan saja. Disini
perlunya informasi kespro untuk membuat remaja lebih bertanggung jawab lagi
terhadap tubuhnya sendiri.
Didalam isu kespro sendiri, ada hal-hal apa saja yang perlu diketahui
oleh remaja?
Kesehatan reproduksi itu bukan saja membahas mengenai organ
reproduksi tetapi ada banyak hal lain seperti pubertas, seks, seksual, risiko
perilaku seksual seperti kehamilan tidak diinginkan dan infeksi menular
seksual,pelecehan seksual, kekerasan seksual, pacaran yang sehat dan
bertanggung jawab, mitos dan fakta (seputar seksualitas, menstruasi dan mimpi
basah, kehamilan, remaja, HIV dan AIDS, Infeksi Menular Seksual lainnya).
Manfaat apa yang bisa didapat jika paham kespro?
·
Mampu membedakan antara fakta dan mitos yang berkaitan dengan
kesehatan reproduksi.
·
Memperluas wawasan dan memiliki kesempatan yang cukup untuk
mempertimbangkan keputusan kita yang berkaitan dengan perilaku seksual.
Misalnya: menunda untuk berpacaran sampai benar-benar siap, menunda untuk
melakukan hubungan seksual sampai menikah, dan lain-lain
·
Diharapkan akan mampu membedakan antara perilaku seksual yang
sehat dengan perilaku yang berisiko terhadap diri kita. Sehingga kita mampu
memilih perilaku yang positif dan terbaik untuk diri sendiri dan orang lain.
·
Memahami resiko dan dampak yang dapat terjadi akibat dari
perilaku seksual. Dengan mendapatkan informasi yang tepat mengenai kondisi
normal dari fungsi organ-organ reproduksi, maka ketika mengalami sesuatu yang
diluar normal, kita dapat melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan, seperti
segera ke dokter misalnya.
Dengar-dengar remaja punya hak kesehatan seksual dan reproduksi?
Iya. Ada 12 hak kesehatan seksual dan
reproduksi remaja, antara lain :
1.
Hak untuk hidup
2.
Hak atas kebebasan dan keamanan
3.
Hak atas kesetaraan dan bebas dari segala bentuk
diskriminasi, termasuk kehidupan keluarga dan reproduksinya
4.
Hak atas kerahasiaan pribadi
5.
Hak untuk kebebasan berpikir
6.
Hak untuk mendapatkan informasi dan pendidikan
7.
Hak untuk memilih bentuk keluarga, dan hak untuk membangun
dan merencanakan berkeluarga
8.
Hak untuk memutuskan kapankah dan akankah punya anak
9.
Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan
10. Hak untuk mendapatkan
manfaat dari hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
11. Hak kebebasan berkumpul
dan berpartisipasi dalam hal berpolitik
12. Hak untuk bebas dari
penganiayaan dan perlakuan buruk


0 komentar:
Posting Komentar