sumber gambar : google.com
Banyak orang yang
bilang usia remaja itu adalah usia yang paling menghebohkan dibanding usia-usia
lainnya. Ada yang bilang masa remaja sebagai masa pemberontakan, masa
pancaroba, dan seterusnya. Banyak orang tua mulai khawatir saat anak-anaknya
memasuki usia remaja, seolah citra yang melekat pada remaja ini adalah keras
kepala, tidak mau diatur, dan susah diajak bicara. Tapi ada juga lho yang
bilang kalau justru masa remaja inilah masa-masa produktif. Memang masa remaja
ini adalah masa yang paling penting. Secara fisik dan psikis remaja berada
dalam masa perkembangan paling cepat dibanding lainnya.
Siapa sih Remaja itu?
Istilah remaja bisa
dilihat dari empat sisi: fisik, mental, sosial budaya, dan ekonomi. Secara
fisik, remaja telah mengalami pubertas dimana seluruh organ reproduksinya sudah
matang. Secara mental, remaja sering dianggap belum memiliki mental yang
stabil. Hal ini dicirikan dengan praktek pencarian identitas dan hal-hal baru
yang menarik perhatian mereka. Secara sosial, mereka tidak mau lagi sangat
bergantung kepada keluarga. Akan tetapi secara ekonomi, kebanyakan remaja masih
bergantung kepada orang tua. (WHO, dalam Sarwono 2000).
Sampai sekarang, memang
tidak ada batasan yang jelas tentang masa remaja. Beberapa Psikologi membagi
masa remaja ini menjadi 3 periode: Remaja awal (early adolescent), Remaja
pertengahan (Middle adolescent), dan Remaja akhir (Late adolescent) dengan
rentang usia 13-19 tahun. Ada juga batasan yang dibuat oleh lembaga
Internasional. WHO misalnya mendefinisikan remaja adalah mereka dengan rentang
usia 18-24 tahun. IPPF & PKBI mendefinisikan remaja dengan rentang usia
10-24 tahun. Batasan ini mengacu pada rentang usia dimana perubahan-perubahan
fisik dan psikis manusia mulai mucul. Jadi, kira-kira berusia 10 sampai 24
tahun adalah remaja.
Kalau masa Remaja sendiri itu apa?
Masa remaja merupakan
masa yang penuh gejolak. Pada masa ini mood (suasana hati) bisa berubah
dengan sangat cepat. Hasil penelitian di Chicago oleh Mihalyi
Csikszentmihalyi dan Reed Larson (1984) menemukan bahwa remaja rata-rata
memerlukan hanya 45 menit untuk berubah dari mood “senang luar biasa” ke
“sedih luar biasa”, sementara orang dewasa memerlukan beberapa jam untuk hal
yang sama. Masa remaja merupakan masa yang paling banyak dipengaruhi oleh
lingkungan dan teman-teman sebaya dan dalam rangka menghindari hal-hal negatif
yang dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain, remaja hendaknya
memahami dan memiliki apa yang disebut kecerdasan emosional.
Bagaimana tips menjadi Remaja sukses?
1. Selalu menjadi diri sendiri
2. Melakukan yang terbaik di sekolah
3. Sadarilah sebelum melakukan sesuatu yang baru
4. Lakukan apa yang dicinta
5. Jangan menggunakan narkoba dan melakukan seks sebelum nikah
6. Gambarkan masa depan
7. Cintai hidup dan berdoa
8. Pilihlah teman-teman dengan bijaksana
9. Aktif
10. Menjadi proaktif
1. Selalu menjadi diri sendiri
2. Melakukan yang terbaik di sekolah
3. Sadarilah sebelum melakukan sesuatu yang baru
4. Lakukan apa yang dicinta
5. Jangan menggunakan narkoba dan melakukan seks sebelum nikah
6. Gambarkan masa depan
7. Cintai hidup dan berdoa
8. Pilihlah teman-teman dengan bijaksana
9. Aktif
10. Menjadi proaktif
Masa remaja merupakan
masa yang paling banyak dipengaruhi oleh lingkungan dan teman-teman sebaya dan
dalam rangka menghindari hal-hal negatif yang dapat merugikan dirinya sendiri
dan orang lain, remaja hendaknya memahami dan memiliki apa yang disebut
kecerdasan emosional.
Jangan salah pilih, jadi remaja yang bijaksana biar kamu bisa jadi remaja
sukses!
Bagi yang mau bertanya lebih mengenai kesehatan reproduksi atau mau
curhat masalah remaja bisa hub. Aja ke-
Youth Center Tenggara – PKBI NTT
Jl. Basucki Rahmad No. 2 Naikolan (Samping Kantor Gubernur Lama)
Hot linenya ke : 085338378781
SMS/WA ke : 085338378781
E-mail : yctenggarantt@gmail.com
Facebook :
Tenggara NTT
Instagram :
yctenggarantt


0 komentar:
Posting Komentar